Saat Indonesia Jadi Panggung GMT

10 Feb 2016

Lomba Blog Laskar Gerhana detikcom

Tema: “Fenomena Gerhana Matahari di Indonesia”

 

Saat Indonesia Jadi Panggung GMT

 

Sebagai penggemar film berbau science fiction, saya tertarik dengan segala sesuatu yang berbau luar angkasa. Saya ingat ada sebuah film menarik berjudul Interstellar yang menggambarkan bagaimana perjalanan luar angkasa bisa membuat seseorang mengalami dilatasi waktu. Saat kehidupan di Bumi sudah berjalan 7 tahun, Cooper, tokoh utama dalam cerita ini justru baru bertambah tua selama 1 jam ketika mendarat di planet Miller. Letak planet Miller yang mendekati lubang hitam inilah yang membuat waktu menjadi relatif bagi Cooper.

 

Memang begitu banyak kemustahilan yang tidak dimengerti oleh akal sehat, namun banyak sekali ilmu baru yang didapatkan dari film berdurasi 2,5 jam ini dengan berbagai istilah mekanika kuantum dan fisika yang begitu dominan sepanjang alur cerita. Interstellar mungkin hanyalah sebuah cerita khayalan, tapi masyarakat Indonesia kini dapat merasakan dan berpartisipasi dalam peristiwa alam nyata yang akan terjadi pada 9 Maret 2016.

 

Ya, fenomena Gerhana Matahari Total (GMT) ini adalah salah satu fenomena alam yang sangat langka terjadi di Bumi. Fenomena alam, di mana bulan berada di antara matahari dan Bumi ini membuat matahari seolah menghilang untuk sesaat. Di Indonesia sendiri, Gerhana Matahari Total baru terjadi sebanyak 9X dan terakhir kali terlihat pada 24 Oktober 1995. Jika dulu Gerhana Matahari Total dianggap berbahaya dan mengakibatkan kebutaan, kini Gerhana Matahari Total menjadi sebuah primadona tersendiri bagi Indonesia untuk mendongkrak sektor pariwisata di berbagai daerah yang dilaluinya.

 

Jalur GMT akan melintasi Lubuk Linggau, Palembang, Toboali, Koba, Manggar, Tanjung Pandan, Palangkaraya, Balikpapan, Sampit, Palu, Poso, Ternate, Tidore, Sofifi, Jailolo, Kao, dan Maba. Tentu menjadi sebuah kebanggaan bagi Indonesia karena Gerhana Matahari Total (GMT) pada 9 Maret 2016 nanti hanya akan terjadi di daratan Indonesia! Ratusan ribu wisatawan asing yang menggemari dunia astronomi akan berduyun-duyun datang ke Indonesia untuk menyaksikan fenomena alam yang sangat langka ini.

 

Mengingat Indonesia akan menjadi panggung utama dari pertunjukan Gerhana Matahari Total, maka Kemenpar harus berbenah agar wilayah yang dilalui Gerhana Matahari Total dapat menjadi destinasi wisata yang mengakomodasi turis domestik dan internasional secara aman, nyaman, dan berkualitas. Dari segi pariwisata, pemerintah daerah harus mengelola dan membenahi situs pariwisata setempat agar pengunjung tidak hanya sekadar untuk melihat Gerhana Matahari Total, tetapi juga mau berwisata dan merasakan kekhasan budaya nusantara yang ada di setiap daerah yang dilalui GMT.

 

Tidak hanya itu, akses dari dan ke bandara setempat menuju akomodasi dan tempat pengamatan Gerhana Matahari Total haruslah menjadi prioritas utama agar kesiapan Indonesia dalam menyambut fenomena alam Gerhana Matahari Total ini tidak hanya ala kadarnya, tetapi dapat dipersiapkan secara matang. Selain itu, pemerintah harus mulai melakukan sosialisasi tentang cara mengamati Gerhana Matahari Total, di mana fenomena tersebut harus disaksikan dengan metode yang tepat agar tidak merusak retina mata akibat menatap matahari dengan mata telanjang sebelum ataupun sesudah Gerhana Matahari Total terjadi.

 

Semoga saja mata dunia yang tertuju pada Indonesia untuk melihat Gerhana Matahari Total pada 9 Maret 2016 ini tidak hanya menjadi angin lalu saja, tetapi dapat dimanfaatkan Kemenpar dan Pemerintah Daerah setempat untuk memperlihatkan seperti apa “Pesona Indonesia” yang dianugerahi dengan berbagai kekayaan alam dan budaya yang melimpah. Sungguh tak sabar rasanya menantikan momen Gerhana Matahari Total terjadi dan melihat Indonesia menjadi panggung utama dari terjadinya peristiwa alam langka ini. Selamat berbenah dan menyambut Gerhana Matahari Total!

Artikel ini diikutsertakan dalam Lomba Blog “Laskar Gerhana detikcom”


TAGS Laskar Gerhana detikcom


-

Author

Merekam fenomena kehidupan lewat kata dan cerita

Follow Me


Categories

Archive